OLAHDISIPLIN

Disiplin Eksekutif

CEO GoTo: Disiplin Eksekutif Gaya Militer Terapkan di Startup Teknologi

CEO GoTo Andre Soelistyo membuktikan bahwa disiplin eksekutif gaya militer dapat meningkatkan produktivitas startup teknologi hingga 25 persen. Tiga pilar utamanya — klarifikasi ekspektasi, ritme akuntabilitas, dan konsekuensi membangun — dapat diterapkan oleh profesional muda secara mandiri. Mulailah dengan target mingguan dan sistem konsekuensi diri untuk membangun reputasi sebagai pemimpin yang andal.

CEO GoTo: Disiplin Eksekutif Gaya Militer Terapkan di Startup Teknologi

CEO GoTo, Andre Soelistyo, secara eksplisit mengadopsi prinsip disiplin eksekutif gaya militer untuk menavigasi volatilitas industri startup teknologi. Baginya, disiplin bukanlah alat penghukum, melainkan kerangka kerja yang mempercepat eksekusi strategi dan membangun akuntabilitas lintas tim. Dalam diskusi Leadership in Tech di Jakarta, ia mengungkapkan pendekatan ini berhasil meningkatkan produktivitas tim hingga 25 persen dalam enam bulan terakhir — membuktikan bahwa disiplin dan inovasi dapat berjalan beriringan. Pelajaran bagi para CEO dan profesional muda: disiplin eksekutif adalah motor penggerak, bukan pengekang kreativitas. Prinsip militer seperti kejelasan rantai komando dan evaluasi berkala justru mempercepat pengambilan keputusan di lingkungan yang penuh ketidakpastian, sebuah kenyataan yang dihadapi setiap hari oleh para pemimpin startup teknologi.

Tiga Pilar Disiplin Eksekutif ala GoTo

Pasca restrukturisasi besar, setiap divisi di GoTo diwajibkan melaporkan KPI secara rinci setiap pekan. Setiap angka ditelusuri hingga ke pemilik tanggung jawabnya. Pendekatan ini menegaskan tiga pilar utama disiplin eksekutif yang dapat diterapkan di organisasi mana pun:

  • Klarifikasi ekspektasi: Tim harus tahu persis apa yang diukur dan mengapa target tersebut relevan dengan strategi perusahaan. Tanpa kejelasan ini, eksekusi menjadi kabur dan akuntabilitas hilang.
  • Ritme akuntabilitas: Evaluasi berkala yang konsisten — bukan inspeksi mendadak — menciptakan tekanan positif untuk bergerak maju. Di GoTo, laporan mingguan menjadi ritme yang memastikan setiap divisi tetap pada jalurnya.
  • Konsekuensi yang membangun: Sanksi diberikan tegas namun manusiawi. GoTo menerapkan pelatihan ulang atau rotasi jabatan, bukan pemecatan langsung, sehingga disiplin menjadi alat pengembangan, bukan hukuman.

Kombinasi ketiganya menghilangkan ambiguitas dalam pencapaian target. Hasilnya, eksekusi menjadi lebih tajam, risiko kesalahan menurun, dan inovasi tetap mengalir dalam koridor yang jelas. Bagi para profesional muda, ini bukti bahwa struktur tidak menghambat kreativitas, justru memperkuat fondasi pertumbuhan.

Langkah Konkret untuk Profesional Muda

Bagi para pekerja di sektor startup maupun industri lain, kasus GoTo menunjukkan disiplin eksekutif tidak perlu menunggu perintah atasan. Profesional muda dapat mengadopsi pola serupa secara mandiri melalui langkah-langkah berikut:

  • Terapkan siklus penetapan target mingguan yang jelas dan terukur, lalu lakukan review singkat setiap Jumat. Ini menciptakan ritme akuntabilitas personal.
  • Bangun sistem konsekuensi diri sendiri — misalnya dengan membagi progress kepada rekan kerja agar ada tekanan eksternal. Akuntabilitas sosial meningkatkan disiplin.
  • Manfaatkan evaluasi sebagai data pembelajaran, bukan vonis kegagalan. Setiap kesalahan dijadikan bahan untuk pelatihan ulang internal, seperti mengikuti kursus singkat atau meminta feedback dari mentor.

Praktik ini tidak hanya meningkatkan produktivitas personal, tetapi juga membangun reputasi sebagai profesional yang dapat diandalkan di lingkungan teknologi yang bergerak cepat. Konsistensi dalam disiplin akan membedakan Anda dari rekan lainnya.

Takeaway: Mulai Minggu Depan

Langakah konkret yang bisa langsung Anda terapkan: pilih satu indikator utama yang akan Anda laporkan secara rutin kepada atasan atau tim. Tetapkan konsekuensi — jika target tidak tercapai, lakukan langkah perbaikan seperti mengikuti kursus singkat atau bertukar peran dengan rekan kerja. Dengan cara ini, Anda melatih disiplin eksekutif ala CEO GoTo dan menjadikan disiplin sebagai pendorong pertumbuhan, bukan alat pengekang. Ingat, disiplin adalah fondasi eksekusi yang unggul, dan setiap profesional muda bisa mulai hari ini.